Diary Chelsea – rumah baru

Hi , namaku Chelsea Alejandro. Aku anggota baru di keluarga ini. Kayanya DOB ku pas 17 agustus 2012, cz sebenernya aku ga ingat kapan tepatnya aku lahir, ha ha ha… aku aseli Jember, bersama kedua orang tuaku, persian medium nose warna putih-abu-abu (nyokap) dan persian medium nose hitam legam (bokap) that’s why i have an exotic colour on my body, ga jelas semburat warna apah ini -__-“. Sekarang aku tinggal di Jombang, di Tebuireng tepatnya, itu lhoo tempatnya mbah Gus Dur disemayamkan. Jauh juga dari Jember, sekitar 5 jam, dan aku merasakan pengalaman yang menyakitkan saat hijrah dari Jember menuju kota ini via Herona express duduk bersebelahan dengan chihuahua, under pressure banget. Menurutku kota ini cukup menyenangkan walopun ga sedingin jember. Udaranya hangat2 kuku, bikin keringetan.  Oh iyaa.. aku lupa bilang, aku ni seorang persian cute cat (bukan seekor lho ya, cz di keluargaku yang baru semua piaraan dianggap setara, i love this famz :D).

Gambar

Cukup melelahkan berada di keluarga baru ini, cz mereka ga cukup kaya seperti keluargaku yang dulu. Fortunately mereka ngasih kandang yang lebih besar dan bersih dengan cat biru muda warna kesukaanku, juga tempat makan dan minum baru, walopun awalnya aku sempet gondok cz dikasih makanan jenis kis-kis, biasanya kan aku makan science diet, makanan mahal tuh. Finally aksi protes mogok makanku membuahkan hasil, akhirnya makananku diganti dari kis-kis menjadi science diet yang dioplos sama eureka, not very bad laaah.

Aku punya temen baru di sini, seumuran sama aku, tapi aku ga suka cz dia kampungan and kutuan. Aku takut ketularan kutunya, sekarang aja udah sering gatel-gatel, garuk-garuk mulu tiap hari. Kucing kampung sih, ga kaya aku yang anggun, lucu, nggemesin dan bersahaja. Kucing kampung itu, sinyo namanya, tiap hari Cuma bisa ngejar- ngejar orang sambil meong-meong minta makan. Liat donk aku, g perlu ngejar-ngejar orang mereka dah pasti kasih makanan, dan hampir tiap waktu, every days, every hours, every minutes, and every seconds, manusia-manusia itu akan mencariku, membelaiku, dan sayang-sayang sama aku.

Aku harus beradaptasi nih dengan keluarga baru ini, kalo ngliat gelagatnya, sepertinya mereka memang sayang kucing banget. Terbukti hari pertama aku datang aku langsung dipakein kalung dengan lonceng ungu-pink (hellooo, aku ni cowo gtuu). Yaah, aku menghargai usaha baik mereka walopun itu semua bikin aku keliat agak-agak metros gituu L. Jujur, aku lebih senang ada di sini dari pada di rumah lamaku. Keluarga baruku sangat pengertian, mereka menyuruh aku masuk ke kandang hanya pada malam hari atau saat semua sedang tidak ada di rumah. Selain moment moment itu, aku pasti bisa bebas berlari-lari di dalam rumah, mengendus ini itu, dan bermain-main dengan mainan favoritku, bola kertas. Dan lagi, saking perhatiannya, mereka akan menyalakan kipas angin ketika aku tidur di dalam kamar, di atas kasur, di samping bantal guling. Mereka tau banget kalo aku ga tahan panas cz bulu-bulu tebalku ini bikin gerah. Surgaaaaaaa buatku. Selama aku di sini mereka baru sekali memandikanku. Boro-boro dimandiin pakai samphoo kucing, mereka malah mandiin aku pake conditioner tresemme and ga ada hairdryier, Cuma disapu-sapuin pake handuk (bekas) … sangat tidak wajar untuk kucing ningrat sejenis aku. Tapi yaah sudahlah, asal buluku tetap berkilau aku sih ga masalah.

Majikanku yang sangat kusayang, Belqis, sering nemenin aku tidur. Doi paling pengertian buat nyalain kipas angin kalo aku tidur siang and nyiapin segala keperluanku termasuk ngajakin maen. Kami maen-maen “kejarlah jari kau kulahap”, hap. Doi juga yang mandiin aku, membelai-belai, bersihin kandang tiap hari termasuk tempat pup, and ga lyupa kasih makan tiga kali sehari. Aku sayaaaaaaaaang banget sama dia. Doi baik banget lho, tiap hari kalo doi lagi ga sibuk, kita nonton SNSD bareng dari leptopnya, ato nonton film favoritnya, harry potter. Kadang doi juga curhat tentang gebetan barunya. Lucu kalo doi udah curhat. Aku sering nasihatin dia, banyak-banyak berdoa, biar makin didekatkan sama Allah. Ga jarang juga saat doi ketiduran aku cium pipinya. Seringnya doi kaget kalo kucium mendadak, usap-usap mukanya, kali aja buluku ada yang nempel-nempel gitu yaa, tapi abis tu doi senyum and gendong aku sambil bilang “kamu nakal, kalo kamu pangeran, harusnya kamu berubah jadi manusia abis nyium aku” abis tu hidungku dipencet. Majikanku kebanyakan nonton film nih, hehehehe…… Dalam hati aku berdoa, semoga orang yang digebetnya punya perasaan yang sama, amiiiin J.

Suatu hari aku sempet ngambek sama majikanku itu. Masa aku dituduh yang nggak nggak sih. Gara-garanya pas pagi doi ngliat tasnya basah basah gitu kena air. Doi curiga cz bau airnya aneh, agak-agak asem, warnanya juga merah. Langsung doi ngeliat aku dengan tatapan curiga. Doi bilang “ini pasti pipisnya kamu”. Trus aku dideketin ke cairan itu, dijorokin disuruh nyium. Doi tega banget kan, masa yang kek gituan dikasih ke aku. Aku ngambek, bukan berarti aku ga salah, itu emang bekas pipis aku, tapi ga seharusnya doi marah-marah kaya gitu dong, kan itu sangat tidak berperikehewanan. Abis itu aku gigit tangannya, eeehhh… malah dia gelitikin perut aku. Huh, aku masih dendam sama dia. Akhirnya pas doi sholat, aku guling-guling di atas tempat sujudnya sambil ngeliatin dia yang lagi sembayang. Eehhh…. ga lama kemudian dia senyum and teriak “ dasar tukang ganggu konsentrasi aja kamu” trus aku digulung pake selimut, tak berdaya. Yah, walopun kadang majikanku suka KDRT gitu tapi aku tetep sayang sama dia. Mudah-mudahan kami berdua jadi pasangan yang solid sampai kapan pun. Amiin.

GambarGambarGambarGambar 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: