Sebab CINTA harus diupayakan

TRIGYY-COM-gambar-kartun-comel-2012

Ini terjadi saat jaman kuliah duluuuuu, saat aku dan temen2 kosku masih kompak sebagai keluarga. Saat itu malem minggu, kami makan malam sambil ngobrolin cowok (dampak penghuni kos jomblo semua dan para sesepuh udah kepikiran merit), tiba2 ada yang tanya ke aku:
Lady,ada 2 pilihan untukmu,

1. Menikah dengan orang yang kau cintai
2. Mencintai orang yang kau nikahi

Mana yang akan kau pilih ?”

Spontan aku pilih yang kedua: Mencintai orang yang kunikahi (orang yang menikah denganku).

“Kenapa ?”

Hm…iya ya,kenapa?

Sebab, menurutku nih… jodoh adalah hal yang pasti (meskipun tetap menjadi misteri bagi orang-orang yang belum menemukannya). Sedangkan mencintai itu adalah hal yang berbeda. Mencintai seseorang yang belum ada haknya seperti menggenggam bara. Kalau Allah berkenan menjadikan bara itu sebagai pendamping seumur hidup, maka bara itu akan menjelma jadi energi untuk menciptakan kebersamaan yang indah. Tetapi kalo Allah tidak berkenan mempersatukan, maka bara itu malah akan membakar, dan bisa menghanguskan diri sendiri. Lebih dari itu, aku rasa pilihan kedua itu lebih aman dari penyakit hati, yang bisa jadi mengotori niat suci menikah karena Allah.

Itu jawabanku saat itu. Tetapi, ga lama kemudian aku termenung, mencoba berpikir lebih dalam lagi dan menyelam jauh ke dalam lubuk hati, mencari tahu apakah yang sebenarnya bersemayam di hati. Dan aku coba meneruskan pertanyaan itu ke temenku yang lain. Berusaha mencari pandangan lain, dan ternyata dia ngasih jawaban yang sama denganku.

Tapi, kemudian aku malah makin ragu sama jawaban itu, benarkah begitu?
Pilihan pertama, menikah dengan orang yang kucintai, seperti mengalirkan energi dan semangat untuk meraih sesuatu yang selama ini sudah jadi dambaan hati. Dan tentu akan jadi hal yang sangat menyenangkan kalo bisa bersanding sama orang yang dicintai, tidak ragu mengumumkannya pada publik, tidak ragu mengekspresikannya, sebab cinta itu sudah legal, atas jerih payah kita pula.

Pilihan kedua , mencintai orang yang menikahiku. Hmmm..…terkesan pasrah, menerima nasib. Ah…..tidak juga sih sebenarnya, kalo aku ingin menerjemahkannya menjadi suatu bentuk syukurku kepada-Nya. karena apa yang Allah pilihkan buatku, tentu itulah yang terbaik. Jadi kenapa aku tidak memaknai rasa syukur itu dengan mengupayakan cinta , menumbuhkannya dan merawatnya. Bukankah kalo saat ini aku sedang mencintai seseorang (padahal belum ada hak atasnya), itu tidak tumbuh begitu saja? Ada masa-masa, ada hal-hal, ada peristiwa-peristiwa yang membuatku mencintainya. Trussss, kenapa hal yang serupa ga bisa ditumbuhkan ke orang yang sudah Allah pilihkan buat aku ?

Tetapi, sekali lagi, akan sangat menyenangkan kalo yang pertama yang menjadi pilihan, menikah dengan seseorang yang kucintai, seperti Fathimah yang menikah dengan Ali, seperti Khadijah Al-kubro yang menikah dengan Rasulullah, Muhammad SAW. Tetapi, kalau pun akhirnya Allah memilihkan orang lain, maka pilihan kedua bukan hal yang tidak menyenangkan. Tidak ada yang tidak mungkin. Sebab cinta memang harus diupayakan.

Kalo kamu ??????

—————————
Dialog hatiku, Aku sangat ingin mewujudkan pilihan pertama, tetapi andai Allah tak berkenan, semoga Ia memberi energi untuk mengupayakan pilihan kedua.

3 Comments (+add yours?)

  1. Arif Pemenang
    Jan 23, 2013 @ 22:46:58

    Cintailah orang karena Allah, akan memberikan keselamatan dunia dan akherat. Cirinya adalah orang yang mau komitmen menikah, tanpa harus melewati proses bara api/ pacaran. Bisa jadi cintamu kepada seseorang yang bukan muhrim adalah sebatas hawa nafsu saja. ^_^

    Reply

  2. ratu belqis
    Jan 25, 2013 @ 19:38:43

    hehehee…bener sekali mas arif, memang semuanya itu harus lillahita’ala, kita manusia hanya bisa berupaya, dan ga sekali dua kali tergoda kemudian jatuh, smeoga kita termasuk golongan orang-orang yang dilindungiNYA

    Reply

  3. Sii Isni
    Oct 27, 2013 @ 21:22:22

    Aku milih yang kedua. Pilihan Allah pasti y terbaek.🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: