Satu Minggu di Lanjak

??????????????????????????????? ???????????????????????????????

??????????????????????????????? ???????????????????????????????

Baru satu minggu aku ber”kantor” di Desa Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, namun sudah banyak sekali cerita yang ingin kuposting di blogku tersayang. Desa Lanjak hanya sekitar satu jam dari Sempadan (Titik nol Indonesia, perbatasan) dan masuk dalam daerah Konservasi dan Taman Nasional Danau Sentarum. Masyarakatnya Dayak dan Melayu dengan jalur transportasi darat dan air (Danau). Kantor WWF lanjak bertempat di tepi jalan raya Badau-Putussibau, sederhana, tetapi komplit plit plit plit😛.

??????????????????????????????? IMG_3901

Daerah Lanjak berbukit-bukit, dikelilingi dengan kebun karet dan danau. Karena daerah ini dekat dengan perbatasan maka segala suplai bahan sehari-hari pun banyak yang berasal dari sana. Masyarakat menggunakan dua mata uang sekaligus, satu Ringgit untuk 3300 Rupiah😀 dan mereka banyak yang bekerja di Malaysia.

Cerita Kak Sopia

Seperti cerita kak Sopia, dia sudah 7 tahun tinggal di Malaysia bersama suami dan anaknya. Saat itu ia mengikuti suaminya yang bekerja di salah satu perkebunan di Malaysia. Kak Sopia melahirkan anak pertama dan keduanya di sana, ia ingin agar anak-anaknya sekolah di Malaysia juga. Anak Sulungnya tidak bisa sekolah karena ia tidak memiliki bukti kewarganegaraan sehingga ia memutuskan pulang ke Indonesia dan menemani anaknya sekolah, namun ia beruntung karena anak keduanya disahkan IC-nya oleh pemerintah Malaysia. Kak Sopia sendiri mengusahakan IC/Mycard (KTP) atau dalam bahasa dayak-iban disebut “Tingki” agar ia bisa mendapatkan fasilitas di sana. Beberapa kali Kak Sopia membuat Tingki namun ditolak, sampai akhirnya ia menyerah karena sudah tidak ada biaya. Itu hanya cerita dari Kak Sopia… masih banyak “Kak Sopia-Kak Sopia” lain d sana😀

Ngetam Padi

Pada suatu kesempatan aku diajak Kak hilaria ngetam padi di ladangnya. Ladangnya luas, ada sekitar 11 orang yang ikut ngetam di sana. Ngetam Padi berarti kita memotong batang buah padi one by one menggunakan alat pengetam, atau sejenis pisau kecil. Saat aku tanya, kenapa tidak menggunakan alat pemotong padi yang lebih modern? Biar arwah leluhur tidak marah karena mereka menyalahi aturan dan budaya, katanya. Baru aku tahu bahwa bibit padi mereka turun temurun dari nenek moyang, maka dari itu mereka masih menggunakan alat tradisional untuk memanen padi.

engkuis (kelengkeng hutan) ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ??????????????????????????????? ???????????????????????????????

Kerajinan dan Pelabor

Karena mayoritas suku yang mendiami daerah ini adalah dayak, maka kerajinan khasnya adalah souvenir seperti gelang rotan, kalung, dan berbagai kerajinan manik-manik. Aku  mendapatkan tikar daun bemban yang sudah mulai langka saat ini. Tikar ini dibuat dari daun, bisa dilipat, dan tahan lama. Motif tikarnya pun motif dayak dengan aroma daun bemban. Pelabor atau makanan khas di sini cukup banyak, kapan-kapan aja aku posting yaaa …..😛, yang sempat terekam kamera cuma ikan salai ( ikan Lais yang diasapkan), buah cempedak sama buah empakan (sejenis durian). Bulan ini adalah musim terakhir buah, tapi aku masih bersyukur walopun cuma mendapatkan satu biji buah empakan dan 5 biji buah cempedak. Kalo rejeki memang ga ke mana :9

2 Comments (+add yours?)

  1. Anne
    Sep 13, 2013 @ 04:41:00

    Salam kenal ya. Mbaknya kerja di Lanjak nih?

    Reply

  2. mumun indohoy
    Dec 02, 2014 @ 14:47:30

    Wah mau cerita Danau Sentarumnya dong.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: