coklattt….
salah satu makanan favoritkuuu
berawal dari kebiasaan ku pingsan ga jelas n seringnya mengalami pusing2 akibat tekanan darah rendah dan anemia, maka banyak orang yang menganjurkanku sering2 makan coklat.
awalnya aq takut n g suka, coz dibalik rasanya yang nikmat, ternyata byk desas desus miring tentang coklat. di antaranya coklat bikin gemuk, bikin jerawatan de el el…
tapi sekarang semua anggapan itu sudah tidak berlaku lagii
berikut ni manfaat2 coklat :
• Serotonin dalam senyawa coklat, membantu stimulasi otak sehingga kita merasa santai dan tenang.

• Cokelat terbuat dari biji cocoa yang kaya akan senyawa beraroma bernama flavonoids, yang juga terdapat di daun teh, kebanyakan buah-buahan dan sayur-sayuran. Sampai saat ini, lebih dari 4000 macam flavonoid yang telah diidentifikasikan. Tumbuh-tumbuhan mensintesis senyawa yang dapat larut dalam air ini dari asam amino phenylalanine dan asetat. Flavonoids berperan sebagai antioksida, menetralkan efek-efek buruk dari radikal bebas yang dapat menghancurkan sel-sel dan jaringan-jaringan tubuh. Satu setengah ons batang cokelat hitam kira-kira memiliki 800 miligram antioksidan, kira-kira sama jumlahnya seperti yang terdapat di dalam secangkir teh hitam. Temuan baru menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah flavonoids yang penting, tapi juga potensi senyawa-senyawa tersebut.
• Sebatang coklat juga akan memenuhi 15% kalsium dan magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Meskipun terkadang coklat kurang bagus untuk gigi, namun coklat baik untuk dikonsumsi dalam jumlah kecil dan secara teratur. Sebuah studi menunjukkan bahwa coklat baik juga untuk mendukung pertumbuhan tulang dan proses penyembuhan.
• Coklat juga ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard. Dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen atau coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
• Selain itu, coklat juga mengandung theobromine dan caffein yang memberikan energi bagi tubuh.
Theobromine adalah senyawa alkaloid bersifat stimultan ringan, yang terdapat dalam cokelat. Theobromine dapat menstimulasi sel saraf kita, sehingga menimbulkan perasaan ‘bersemangat’ dan ’segar’. Selain sebagai stimultan, Theobromine juga dipercaya memiliki mood elevating effects . Senyawa ini dapat mendorong tubuh mengeluarkan senyawa lain yang dapat menimbulkan perasaan ‘nyaman’ dan secara ringan mengurangi stress. Banyak orang, terutama wanita, yang mengkonsumsi cokelat untuk mendapatkan efek ini. Setelah mengkonsumsi cukup banyak cokelat, mereka akan merasa lebih tenang dan kurang stress dari sebelumnya.
• Phenylethylamine adalah senyawa sejenis amphetamin yang berfungsi untuk membantu penyerapan triptofan di otak. Proses ini kemudian memicu terbentuknya dopamin yang memberikan sensasi ‘gembira’ dan’ tanpa beban’. Meskipun masih dalam perdebatan apakah jumlah yang terdapat dalam cokelat cukup untuk memberikan efek pada otak (berefek psikoaktif), kemungkinan memang senyawa inilah yang membuat banyak orang ketagihan cokelat
• Coklat dapat membantu melindungi penyakit serius seperti kanker.
Coklat mengandung tingkat polyphenols yang tinggi, senyawa yang ditemukan dalam makanan yang berasal dari tumbuhan yang bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi dari penyakit serius seperti kanker.
• Coklat melindungi kita dari stroke. Sebuah penelitian dari Universitas California mengungkapkan bahwa coklat dapat membantu mencegah pembekuan darah, sesuatu yang dapat membantu pasien terkena stroke. Para peneliti mengatakan coklat memiliki pengaruh yang sama dengan aspirin yang dikenal sebagai antipembekuan darah.
• Jangan pernah menyalahkan coklat sebagai penyebab kegemukan. Faktanya tidak ada salah satupun makanan yang dapat menyebabkan kegemukan, tetapi seberapa banyak jumlah yang dikonsumsi, itulah yang memberikan kontribusi terhadap kegemukan.






















# makacih byk yach ^_^!!!!